Alimin yang sehari-harinya bekerja sebagai petani tersebut, pada 2 November 2008 lalu kaget saat memeriksakan buku rekening Bank Mandiri di Kantor Cabang Bank Mandiri Parepare di Jl A Isa, karena saldo miliknya yang awalnya diketahui hanya sebesar Rp 5,7 juta tiba-tiba saat di print out menjadi Rp 13 triliun lebih.

Dijumpai di rumahnya, Jumat (5/2), Alimin mengaku saat itu hendak memeriksa transfer sebesar Rp 1,3 juta dari saudaranya. Namun, tiba-tiba yang angka yang masuk menjadi Rp 13 triliun.

Pihak Bank Mandiri setempat sendiri, sejak kemarin belum bisa memberikan klarifikasi menyusul kejadian tersebut. Apalagi Alimin mengeluh karena hingga sekarang, buku tabungan dan ATM Mandiri nya masih diblokir pihak bank dan uangnya sebesar Rp 5,7 secuil pun tidak bisa dicairkan.

kok bisa bisa ya salah pencet 0 (nol) sampe bederet…