Yahoo memiliki senjata khusus yang membantu situs-situsnya beroperasi lebih cepat. Bukannya dirahasiakan, senjata itu justru diserahkan Yahoo ke komunitas Open Source. Seperti dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (3/11/2009), Yahoo telah membuka kode aplikasi bernama Traffic Server ke komunitas Open Source lewat Apache Software Foundation. Traffic Server merupakan aplikasi yang diklaim bisa membantu sebuah situs bereaksi lebih cepat dalam melayani pengunjungnya. Aplikasi C++ dengan 200.000 baris kode itu telah digunakan Yahoo dalam operasionalnya sejak perusahaan itu mengakuisisi Inktomi pada 2002. Saat ini Yahoo menggunakan Traffic Server untuk menghantarkan 30 miliar web object dan 400 terabyte data per hari. Traffic Server digunakan Yahoo dalam berbagai aplikasi. Misalnya, Javascript hasil pertandingan yang ada di Yahoo Sports menggunakan aplikasi ini sehingga bisa tampil lebih cepat. Ini terpisah dari bagian lain halaman Yahoo Sports yang menggunakan Web Server biasa. Traffic Server juga digunakan Yahoo untuk memproses banyak hal mulai dari manajemen Cookies pada Yahoo Mail, menyimpan cache situs agar mengurangi beban server web hingga menyimpan alamat Web dari Domain Name System (DNS) untuk mempercepat akses jaringan. Yahoo berharap komunitas pengguna Traffic Server akan tumbuh dan berkembang layaknya komunitas pengguna teknologi pengolah data Hadoop. Diperkirakan butuh waktu enam bulan bagi seorang developer untuk mulai mempelajari Traffic Server.

Advertisements