Kecemasan akan bagaimana performa Anda dalam ML adalah salah satu penyebab disfungsi seksual yang paling sering, seperti ejakulasi prematur atau kegagalan mendapatkan atau mempertahankan ereksi.

Walaupun kecemasan akan potensi seksual lebih sering dialami lelaki, perempuan dapat juga mengalaminya. Namun, tekanan akan potensi seksual, terutama saat ML, lebih berat pada kaum lelaki.

Perempuan dapat menggunakan lubrikan (pelicin) jika dia tak terangsang. Namun apa yang dapat dilakukan laki-laki dengan kondisi Mr Dick yang lemas?

Rasa takut akan tak dapat ereksi menjadi obsesi yang diderita oleh sebagian kaum lelaki pada suatu ketika sepanjang kehidupannya, apalagi bila mereka pernah mengalami impotensi.

Mereka merasa khawatir apakah nantinya mampu mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang akhirnya malah memperburuk serta memunculkan kegagalan seperti yang mereka pernah alami. Seks yang muncul melalui sensasi pemikiran justru akan melemahkan seks yang terjadi secara fisik. Kecemasan memiliki kekuatan yang sangat hebat.

Jika seorang lelaki berpikir dia akan gagal mempertahankan ereksi, maka kemungkinan dia memang betul-betul akan gagal.

Untuk mengatasi kecemasan ini ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

Pertama, ceritakan semua persoalan kepada pasangan Anda. Bahwa letak masalah bukan karena hilangnya daya tarik pasangan.

Kedua, berhentilah menganggap bahwa seks merupakan potensi pencapaian klimaks yang terus menerus. Dalam bercinta, kedua pasangan memberi dan menerima kenikmatan dalam berbagai cara.

Jangan terobsesi pada ‘ereksi yang sempurna’ karena tingkat keintiman yang sangat dekat kadang itu yang dicari oleh kaum perempuan. Santailah.

Sebagai pengalihan sekaligus pemulihan daya tahan tubuh, lakukan olahraga atau hobi lain yang menyenangkan.

Ketiga, seks lebih dari sekadar hubungan badan. Seks dapat memiliki banyak bentuk, sentuhan, ciuman, pijatan, rabaan, dsb. Anda tidak akan gagal selama Anda mau menerima dan memberi cinta.