“Turunnya libido pada perempuan umumnya terkait penyakit kronik. Akhirnya, karena Anda dalam kondisi tidak sehat, seks tidak lagi menjadi hal utama yang ada dalam pikiran Anda,” ungkap Mario Skugor, seorang endrocrinologist di Cleveland Clinic di Ohio.

Diabetes bisa menurunkan gairah Anda untuk bercinta. Penyakit ini bisa merusak pembuluh darah dalam tubuh, yang menghambat aliran darah ke organ tubuh termasuk pada vagina dan clitoris.

Inilah yang bisa mempengaruhi kemampuan seorang perempuan untuk bergairah, serta mengakibatkan berkurangnya cairan pada vagina sehingga menimbulkan rasa nyeri ketika sedang bercinta.

Solusinya, Anda bisa membicarakan hal ini dengan pasangan, dan lebih memperlama foreplay. Foreplay akan sangat membantu menstimulasi gairah dan meningkatkan aliran darah ke seluruh organ tubuh, termasuk vagina dan clitoris.

Hal lain, jika gula darah tidak terkontrol dengan baik, bisa mempengaruhi fungsi pembuluh. Ini dipastikan oleh Wiiliam Petit, Direktur Kesehatan di Joslin Diabetes Center affiliate, Hospital of Central Connecticut.

Selain merusak jaringan pemubuluh darah dan syaraf, juga menimbulkan masalah disfungsi seksual.

Faktanya, 35% perempuan yang mengidap diabetes, mengalami berbagai macam disfungsi seksual, termasuk libido yang menurun, susah mencapai orgasme.

Advertisements